here i am

Assalamu’alaikum
Hi people….
How are you doing there…
Here I am, dinna.

Nge-blog ke-dua kalinya. Sebelumnya sih sudah punya. Tapi, di hack oleh orang tak dikenal, entah siapa, tak tahu pula saya. Biar sajalah. Semoga ‘dia’ baik-baik saja setelah me-hack blog saya yang lama.
Mau tahu tentang saya? Hmm.. saya orang biasa-biasa saja. Lebih jelasnaya, saya itu keren. Tapi, siapapun boleh dan bebas mendeskripsikan diri saya itu bagaimana. Oke, ada baiknya lebih dahulu kalimat ini saya tuliskan:

“Kita tidak boleh menghakimi seseorang, tanpa mengenalnya secara lebih mendalam”

Begitu juga kalau menilai saya. I am stylish but not flashy, social, kindly, smart, great n more goodness. Begitu saya menilai diri saya. Dan saya pikir begitu juga kenyataannya.
Selain itu, saya juga sedikit mature. Selanjutnya, bisa dilihat dari tulisan-tulisan saya.

Well…my fullname: Dinna Fathinayya Noris. Kalian boleh memanggilku Dien, Na, Nana, Noris, atau apa sajalah. Saya lahir tanggal 04 february 1985. Saya lupa jam dan hari nya.

“Aku tidak akan pernah berhenti dari menulis hingga ‘ada’ yang menghentikanku dari kegiatan menulis”

Tepatnya, saya suka menulis. Apa saja, yang penting menulis. Menulis segala apa yang saya lihat, dengar dan rasakan. Kesimpulannya, menulis hingga akhir hayat. Karena dengan begitu, aku smakin tau apa sebenarnya ‘rasa’ hidupku.

Dan Fatima Mernissi pernah juga mengatakan:

“Menulis lebih baik daripada operasi pengencangan kulit wajah”

Pengalaman dan waktu, sangat mahal harganya. Supaya kenanganku tidak hilang, akan kurangkai ia ke dalam kumpulan kalimat-kalimat dan kutuliskan lewat halaman-halaman blog ini. Suatu saat, aku menjadi ‘orang besar’, biar aku tidak akan lupa darimana aku berasal, sebesar apa perjuanganku meraih cita-cita dan mewujudkan mimpi, serta bagaimana aku menjalani waktuku. (Hmmm…tapi gak semua juga dituliskan. Ada yang ‘privacy’. Karena, gak semua orang harus tahu sisi terdalam diri kita kan?)

“Semua orang-orang besar menuliskan catatannya, sesederhana apa pun. Sebab, itu berarti meninggalkan jejak pada sejarah, mengispirasi, mengilhami manusia-manusia sesudahnya. Itulah sebabnya, harganya menjadi mahal, hanya bisa ditukar dengan pahala abadi”

Semoga saya bisa terus menulis hingga akhir nanti.

And, last but not least, kesalahan dan kekhilapan ada pada saya dan pada Allah lah segala kesempurnaan.

18 pemikiran pada “here i am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s