Tak bisa berpaling

Belakangan ini, hal-hal aneh kerap merambati pikiran saya. Seperti, saya ingin hilang ingatan, ingin berada di negeri asing yang belum pernah saya jejaki, atau bahkan sedikit ekstrem, ingin terlahir di keluarga baru sembari menulis kisah hidup ini dari awal. Hal-hal aneh tersebut sering hadir saat saya akan segera memejam mata. Mereka datang tiba-tiba tanpa mengetuk pintu lebih dulu.

Kalau sudah demikian, saya pasrah pada imajinasi yang membawa saya mengitari malam pekat, mengembara bersama lelah, hingga pada akhirnya lena di kaki waktu. Entah pada menit ke berapa.

Dan besok pagi, kantuk menampar saya dari segala sisi. Hal itu tentu saja sangat mengganggu. Namun tak ada yang bisa saya lakukan selain menyibukkan diri dengan tugas dan rutinitas, untuk beberapa saat kemudian saya tenggelam bersama kata dan buku.

Hanya saja, saya lelah. Saya benar-benar lelah. Saya merasa seolah tengah memainkan satu permainan yang aturannya sendiri tak saya mengerti. Keadaan ini semakin membuat saya bingung, seperti apa dan bagaimana saya harus menjalani hidup. Saya merasa sudah siap, tapi realita mengatakan bahwa ternyata saya belum siap. Saya merasa sanggup, tapi kenyataan memperlihatkan bahwa ternyata saya rapuh.

Saya bukan Mac Giver, yang berhasil memecahkan setiap teka-teki dan masalah. Saya hanya problem solver amatir, yang menghadapi perihal hidup dan menanggung beban ini sendirian. Saya juga bukan pencerita yang baik karena tidak memiliki kata-kata ajaib untuk memulai pembicaraan. Meski demikian, ketika terasa sangat lelah, saya juga bersikap manusiawi seperti orang kebanyakan. Mengeluh di antara kelam, mengaduh dalam diam.

Dalam segala hal, saya selalu mengandalkan Tuhan. PadaNya, saya adukan segala resah dan gundah. Pada banyak hari saya berdoa pada Tuhan, meluahkan kesedihan dan kemarahan. Dalam keimanan yang tertatih saya mencoba untuk tetap percaya, meski seringkali tergelincir dalam ketidaksetiaan. Saya remuk dan hilang bentuk. Namun, seperti kata Chairil Anwar, tapi aku tak bisa berpaling.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s