musim

Ada yang tak harus diucapkan, biarkan lesap bersama hujan tadi malam. kisah telah usai. Kenangan telah berai. Biarkan episode berakhir tanpa klimaks, juga tanpa ucapan selamat tinggal.
Meski tangan pernah berjabat erat, namun tak ada janji bagi kita agar selalu dekat. Tak perlu.

Pertemuan ini ibarat musim. Hanya singgah, bukan bermukim. Ada yang pergi menuju siang, ada yang datang karena hari hampir petang.

Hari ini, kaki kita telah menapak pada musim yang disebut jemu. maka segala temu adalah nista, segala lakon adalah petaka. Rasa yang pernah kita punya, telah berada pada batas masa.

selamat tinggal kemarin, selamat datang berikutnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s