Hari Kebangkitan Nasional

Sejak lahir ke dunia hingga hari ini, tanggal 20 Mei 2013, (lagi) saya memperingati Hari Kebangkitan Nasional untuk yang ke 28 kalinya. Tahun pertama sampai tahun ke-5 adalah fase tanpa kesadaran, tahun ke-6 hingga tahun ke-17 merupakan fase ikut-ikutan, sedangkan tahun ke-18 sampai tahun ke-28 telah sampai saya pada fase memahami makna kebangkitan nasional.

Namun, buku sejarah lah yang berperan besar membantu saya mempelajari asal-usul mengapa Kebangkitan Nasional perlu diperingati. Yaitu, perlunya dedikasi yang kuat dalam mewujudkan cita-cita perjuangan bangsa, mampu mewujudkan dorongan-dorongan serta keinginan-keinginan tersebut dalam perlawanan-perlawanan terhadap Pemerintahan Kolonialisme, dengan cara-cara yang lain.

Jadi, kebangkitan nasional adalah masa dimana bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan Belanda dan Jepang. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928).

Sampai di sini, sudah mengerti kira-kira? Mungkin sebagian besar tidak mengerti dengan pemahaman di atas, namun mencoba manggut-manggut biar kelihatan keren. Tak apa. Sebab kita sama-sama menyimpan rahasia tentang bagaimana kebangkitan nasional diajarkan oleh guru-guru sekolah: hafal mati dan upacara bendera. Iya kan?

Oleh karena itu, mari kita menterjemahkan makna kebangkitan nasional dengan baik, diawali dari kebangkitan diri sendiri:

  1. Kebangkitan nasional adalah berani menyampaikan kritik dengan penuh tanggung jawab, santun dan bermartabat
  2. Kebangkitan nasional adalah memilih bahagia di tengah berkecamuknya negara, dan tetap berpikiran positiv dalam menatap masa depan bangsa
  3. Kebangkitan nasional adalah menjadi pribadi yang tangguh, selalu semangat, dan tidak bunuh diri kalau gagal
  4. Kebangkitan nasional adalah selalu taat pada kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan
  5. Kebangkitan nasional adalah berhenti dan tidak mengulangi mem-bully orang lain dan juga diri sendiri
  6. Kebangkitan nasioanl adalah berjuang mengusir galau dengan karya dan prestasi, meski diselingi dengan melipir di pojokan dan menangis diam2
  7. Kebangkitan nasional adalah berani mengungkapkan perasaan tanpa takut penolakan, juga disertai niat suci melanjutkan kepada hubungan pernikahan
  8. Kebangkitan nasional adalah belajar mencintai seseorang dengan jujur, elegan, terhormat, dan punya harga diri
  9. Kebangkitan nasional adalah berusaha menjadi pribadi yang tidak hanya pandai menari dalam hujan, tapi juga lihai berjalan di tengah badai
  10. Kebangkitan nasional adalah berusaha fokus untuk menggapai cita dan tujuan, sekalipun tersandung kerikil tajam
  11. Kebangkitan nasional adalah berusaha melanjutkan hidup walau sesukar mana ia berjalan

Silakan lanjutkan sesuai dengan versi masing-masing.

Akhirul qalam,
Selamat memperingati hari Kebangkitan Nasional, 20 May 2013

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s