Kita

di antara milyaran makhluk Tuhan
tak pernah kita sadari
pada siapa hati akan bertaut
tak pernah kita tahu
pada siapa tangan akan bergandengan
 
hari ini,
dalam untai doa
kau dan aku adalah jawaban
di mana kita dipertemukan dalam janji abadi
bersama menyempurnakan setengah iman
 

*folks, aku sudah lama men-design acara pernikahanku. Salah satunya puisi ini, ingin aku tuliskan dalam surat undangan pernikahanku kelak. Tapi karena masa sakral itu belum sampai padaku, maka temanku meminta (baca: membayar royalti) puisi ini sebagai puisi pernikahannya. Its okey. Nanti kita buat puisi lagi ye..*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s