Tak biasa

Lelah juga aku nantikan

Tahun berapa? Bulan berapa? Tanggal berapa? Pukul berapa?

Ya, kamu. Jangan pura-pura tidak tahu.

Kapan kamu hadir di depan mataku? Apakah seperti cerita di film-film itu? Bahu kita bersenggolan, buku-bukuku jatuh kemudian. Kamu pungut, aku sambut.

Ahh, terlalu biasa

Ataukah dari nomor telepon salah sambung? Acak, kamu tekan  nomor telepon dua belas angka, aku jawab ‘ini siapa?’

Ihh, sangat mengada-ada.

Aku ingin cerita kita istimewa. Tak sebiasa kisah film, sinetron atau telenovela. Tapi unik dan bersahaja. Aku ingin cerita kita bermula dengan seketika, tak sengaja, namun untuk selamanya. Kelak kita akan menulisnya sebagai jejak sejarah bagi anak cucu kita, bahwa kita pernah punya cinta

Beginilah cinta kita

Tak biasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s