Sudah aku tulis

Sudah aku tulis, dengan bahasa sederhana.

Mungkin tak sepuitis penyair yang karyanya pernah kamu baca. Tapi aku menulis dengan penuh cinta. Jujur saja, aku tak mampu mesra lewat suara dan gaya. Tapi aku berusaha wujudkan lewat bahasa. Kelak jika kita bertemu, kuharap kamu mengerti, beginilah caraku mencintaimu.

Ia adalah surat cinta pertama, khsus buat kamu.

Jadi maafkan jika terlalu banyak kata berlepotan. Kamu tahu? Betapa aku mencintaimu, sosok lelaki yang Tuhan ridho-i untukku (nantinya). Membayangkan senyum pembuka hari merekah untukmu. Membayangkan lipstick di bibir ini memudar olehmu. Membayangkan setiap inci tubuh ini hanya dilihat olehmu. Hanya kamu.

Kamu, jika halal waktunya kamu bagiku, akan aku tunjukkan surat cinta itu.

Kamu, segera jemput aku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s