nyala

 
telah tersimpan sebuah nama dalam palung hati
di mana api rindu masih nyala hingga kini
membakar benang nalar
menghanguskan alam sadar
bahwa kau tak pernah lagi ada
seperti saat mana aku menunggu fajar
 
padamu aku luruh
dengan dada yang masih bergemuruh
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s