Fidellis Cirillo

 
Tentangmu yang  tak pernah lekang
meski berbuhul hari tertinggal jauh di belakang
 
telah lama cerita kita berakhir
seiring maut menjemput
membawamu pada sang penulis takdir
 
hanya gambar berfigura
berdiri kokoh di atas meja
sebaris nama terpatri abadi di dalam hati
juga rindu untukmu yang tak lapuk dimakan usia
 
jikalah ini disebut cinta, biarlah ia berupa rasa
yang hanya tersurat lewat isarat
saling lekat menatap
erat berjabat
tulus memeluk
pun berpayah-payah bicara meski tanpa aksara
sebab demikian lah mampu kita ungkapkan
hingga hanya kita yang bisa menafsirkannya
 
teruntuk kucingku tercinta, sahabat hati sepanjang masa: Fidellis Ciriilo,
Inshaallah, kelak kita bertemu di Surga
Amiinn..
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s