lelaki bersorban

Hari ini,
lelaki bersorban
mematung di hadapan puing gereja
yang luluh lantak
akibat dilumat senjata
 
menatap nanar
pada jamaat yang bersimpuh di altar
penuh hayat dan hikmat
membariskan pujian lamat-lamat
 
hari ini,
lelaki bersorban
mematung di hadapan puing gereja
kedua tangannya gemetar hingga bergetar
mengurai buah-buah tasbih
melafadz berupa ayat
mencari firman Tuhan
terhadap episode pembunuhan
 
luruh lututnya pada bekas berhala
tengadah wajahnya ke langit
samar ia bergumam:
haruskah mati jika berbeda?
haruskah jadi korban sebab tak satu keyakinan?
 
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s