‘Gantian dulu ya’

Masih ingat kan, bahwa pernah kukabarkan pada kalian bahwa kantor tempatku bekerja sungguh keren. Kali ini, aku sampai di kantor lebih pagi. Meski bukan dini hari. Maksudnya, aku ingin menyelesaikan 1 tulisan tentang KIMSA, entah apalah itu aku tak tahu maksudnya. Tapi yang penting, aku disuruh menulis tentang itu, dan mendapatkan datanya dari pengurus KIMSA.

Sebenarnya aku punya PC di rumah beserta koneksi internet. Hanya saja, koneksi internet di rumahku jalannya lebih lama dari jalan nenek-nenek tua pikun yang umurnya sudah 80 tahun. Inilah yang memaksaku harus ke kantor.

Sesampainya di kantor, aku mulai surfing ke google, yahoo dan facebook tentunya. Computer yang kupakai adalah PC III, yang monitornya masih layar gembung. Selain surfing, menunggu balasan emal dari pengurus KIMSA, aku menyelesaikan tulisan a.k.a cerpen yang akan segera kukirim karena hamper deadline. Tiba-tiba, datang salah satu crew kantorku, usahlah kusebutkan namanya. Dia ingin memakai PC yang kupakai untuk me-layout pekerjaannya. Ku-iyakan, meski dengan berat hati sebab karena itu pekerjaanku terganggu. Lagipula, dia juga butuh dan lebih mendesak karena harus menyelesaikan editing tulisan yang akan cetak besok.

Cerita soal PC, sudah dua kali pekerjaanku terkendala karena PC ini. Tahu tidak, di kantorku, yang tempat tabloid itu, Cuma punya 3 PC. Malangnya, Cuma 2 PC yang bisa digunakan. 1 PC lagi, rusak akibat dijadikan barang praktek sama salah satu crew yang lain.

Yang bisa kulakukan saat ini, menunggu. Namun, aku teringat dengan salah satu crew yang telah mengobok-obok PC 1. Ku sms beliau berharap datang segera untuk membetulkan PC yang rusak itu. Kemudian, aku dapatkan balasan seperti ini: “duuhh… belum tau rusaknya dimana. Gantian dulu ya”.

Oke, begitu saja jawabannya. Hebatkan kantorku. Crew-nya juga lebih keren. (sambil mengelus dada dan tersenyum paksa).

NB: numpang ngetik di leppy teman. Dan sekarang, aku harus duduk di sofa biru menunggu laporan email dari pengurus KIMSA. Targetnya, 30 menit saja aku terduduk di sini, dengan sangat terpaksa sekali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s