wahh.. baru ketemu ngajak nikah

Ke grosir makanan sama adikku, Yeye. Kami membeli sembako untuk rumah. Sebenarnya titipan ayah. Tapi, berhubung ayah sholat Jumat, kami berganti posisi. Lagipula, kami adalah anak-anak yang baik dan berbakti. Rela membeli kebutuhan rumah meski saat itu hari sangat panas. Eh, ini cerita 4 bulan yang lalu, dimana aku masih di rumah untuk bersenang-senang dan memanjakan diri. Istilah kerennya, ‘orang kaya pucuk aloban, makan kuat bekerja segan’. Itu istilah aku tahu dari ayah.

Nah, singkat kata, sampailah kami di Grosir sembako yang letaknya tak jauh dari rumah. Semua orang belanja kebutuhan pokok di grosir ini. Selain harganya murah, yang lebih mengesankan adalah bisa ngutang. Tapi grosir ini ramai sekali. Kami saja harus antri. Sambil menunggu, kami memilih dan mengambil bahan-bahan sembako yang sudah dituliskan ayah di balik bungkus rokok Sampurna. Kalau tak salah, kemarin ada beras, sabun mansi, odol gigi, sabun batang, minyak makan, dan gula. Tak sengaja, aku dikejutkan oleh suara seorang lelaki yang mana suaranya persis suara Robot rusak yang sedang dalam perbaikan. “Nana”, begitu ia memanggilku. Aku menoleh ke belakang, ternyata suara robot rusak itu berasal dari Wahid, teman SD ku dulu. Kami sama-sama bersekolah di SD Kirab Remaja No. 130004. Memang, aku tak begitu akrab denganya. Tapi karena rumahku dekat sekolah, Ayahku galaknya Na’udzubillah, serta emakku yang luarbiasa ramah, membuat ia dan teman-teman lainnya kenal dan tidak asing lagi denganku.

“eh, kamu. Apa kabar? Sehat kan? Apa aktiviti sekarang?” tanyaku seraya menyalamnya karena ia sudah mengulurkan tangan. Kalau saja ia tak mengulurkan tangan, aku akan berpura-pura sibuk agar tak harus menyalam tangannya. Habis, saat itu tangannya bau ikan dan tanganku bau minyak makan. Komplit kan kalau diletakkan di wajan penggorengan?

“aku sehat. Sekarang aku kerja di gudang ikan”. Lama ia menjabat erat tanganku. Setelah kupelototi, baru ia lepaskan dan mengilap tangan kanannya dengan baju kaosnya sendiri. “sudah nikah?” tanyanya langsung-langsung saja. Inilah pertanyaan yang aku tidak suka, terlebih lagi jika diucapkan oleh lelaki.

“belum. Masih single lah ini” jawabku sambil senyum agar terlihat santai.

“oh, cocoklah kita kalo gitu. Aku juga masih single. Mau cari-cari calon untuk nikah la. Bisa kan?” Ketika mendengar pertanyaannya sontak saja membuat Yeye tersenyum-senyum geli. Dan aku, sumpah mau muntah. Apa pikirnya, karena aku masih single jadi aku harus menikah dengannya? Karena umurku ‘masih’ 26 tahun, maka itu pelabuhan terakhirku adalah dia? Karena menurutnya aku sudah tua, itu sebab harus maen sikat saja?

Aih mak jang… (sorry, aku harus menggunakan logat asli kampungku, Tanjungbalai yang menyatakan penyelasan). Meski umur 26 tahun, aku juga ingin yang terbaik, ganteng, cerdas, suka membaca, sholeh, kaya dan beretika. Bukan maksudku ingin setara apatah lagi mencari sempurna. Tidak! Karena aku paham, kesempurnaan hanya milik Allah semata. Tapi, Oh My God… Rasanya aku kehilangan kata-kata untuk menyampaikannya pada kalian. Tentunya kalian pasti tidak ingin terlihat konyol dan diledeki habis-habisan oleh keluarga karena menemukan banyak perbedaan yang mana perbedaan itu layaknya seperti film ‘beauty and the beast’. Oh, apa ya. Maksudku, kalian pasti bisa memilih seseorang terbaik, meskipun kalian berada di penghujung usia. Bisa menentukan siapa yang pantas singgah di hatimu untuk kau cintai seumur hidupmu. Juga bisa memilih satu diantara seratus kumbang yang datang menyapa. Begitu juga denganku.

Malangnya, aku sempat tukaran nomor telpon dengan Wahid. Dan itu merupakan satu ketidaksengajaan yang tak termaafkan. Akibatnya, hingga kini, tepatnya pukul 03.30 sore, ada 2 sms dan 5 panggilan tak terjawab darinya. Sengaja kuhiraukan biar dia bosan. Semoga..

3 pemikiran pada “wahh.. baru ketemu ngajak nikah

  1. aya aya wae, seperti dikelilingi serdadu kumbang nantinya neng dinna, karena banyak kumbang yg datang ke rumah neng. terserah mau pilih kumbang hitam, kumbang putih, atau kumbang orange, asal bukan sepeda kumbang tahun 1945🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s