Meeting keriting

Hari ini, meeting pertamaku di kantor sejak bergabung tanggal 09 May 2011. Jadwal meeting sudah ditetapkan, yaitu pukul 02.00pm. Dari rumah, aku memang sengaja datang terlambat dikarenakan ada beberapa alasan, pertama: hati nuraniku berkata jangan datang cepat, kedua: rahasia, dan ketiga: perutku sakit. Itu sebabnya hari ini aku dengan sangat sadar memakai lagi baju kaos yang kupakai 1 minggu lalu, jeans hitam yang sudah 1 bulan belum dicuci, tas hitam yang hanya berisi kertas-kertas coretan, dan make-up setipis kulit ari.

Guys, sampailah aku di kantor pukul 02.15pm. And you know what? Masih belum ada tanda-tanda akan meeting padahal sudah pukul 03.10 pm.

So fool I am..! Padahal sebelumnya hati nuraniku berkata bahwa rapat pasti tertunda lama. Namun aku mengabaikannya serta tidak menghiraukan sakit perut demi loyalitas terhadap kedisiplinan. Sekali lagi, loyalitas terhadap kedisiplinan bukan perusahaan. Karena aku ini selalu menghargai waktu, berusaha menepati janji, mencoba disiplin pada setiap urusan. Ayahku juga kerap berpesan demikian. Lagipula, aku sudah berjanji untuk tidak menjadi bagian dari kaum yang tergopoh-gopoh.

Sekarang sudah pukul 03.40 pm.
Meeting belum berjalan. Beginilah nasib jadi orang gajian. Jadi terima saja, sambil berharap dan berdoa agar ini hanya sementara. Kemudian melebarkan sayap usaha untuk menjadi pengusaha, pebisnis, dan entrepreneur.

Namun aku tak begitu kecewa karena niat menuju kantor sudah berbeda. Aku tak merasa waktuku terbuang karena aku bisa menigisinya dengan menulis sambil mencari informasi penting lainnya. Dan untuk kejadian ini, aku azamkan dalam hati untuk tidak menjadi orang gajian. Paling lama 5 bulan kedepan. Istadzib du’a ana ya Allah.. Amin….