Keyboard-an

Asalnya darimana aku kurang tahu pasti. Tapi, keyboard-an ini dipopulerkan oleh masyarakat di kampung-kampung ketika mereka mengadakan pesta seperti kawinan, sunatan, aqiqahan, sukuran kenaikan pangkat atau jabatan, perhelatan kemerdekaan dan acara-acara seru lain terkecuali peringatan maulid dan ta’jiyah. Biasanya dimulai dari pukul 10 pagi hingga tengah malam. Ada juga yang mengadakan hingga pukul 4 pagi. Biasanya kalau sudah lewat tengah malam, tidak hanya suara yang disuguhkan, tapi goyang maut. Jupe dan Depe kalah euy…!

Seperti tadi sore di kampungku, saat aku pergi sama pak haji a.k.a ayahku, kami melewati acara nikah yang pake keyboard-an. Penyanyi keyboard yang biasa disebut biduan ada 3 orang diatas panggung sederhana. Mereka menyanyi lagu dangdut Rhoma Irama, judul lagunya syahdu. Speaker nya kencang luar biasa hingga aku harus menutup telinga ketika lewat di depannya. Memang, judul lagunya Syahdu. Tapi suara 3 orang biduan tadi sangat jauh dari syahdu. Sumbang minta ampun! Ayahku merepet panjang mendengar lagu kesukaannya dinyanyikan asal-asalan. Kupikir mereka cuma ingin tampil saja agar dilihat banyak orang tanpa pernah menyadari bahwa suara mereka membuat efek sakit telinga bagi yang mendengarnya.

Meski membuat sakit telinga, tapi masyarakat masih betah menyaksikan mereka. Khususnya lelaki. Wuihh… makhluk ini paling rajin jika melihat body. Tak peduli suara merdu atau sumbang, wajah cantik atau tak menarik, yang penting goyang. Jika misalnya kau membawa pasanganmu melihat keyboard-an, perhatikan matanya. Pasti tak lepas dari pinggul dan sekwilda alias sekitar wilayah dada. Atau paling tidak curi-curi pandang melihatnya. Sebagian teman lelakiku berkata, mumpung gratis, mubazzir jika tak dilihat.

Buatku, keyboard-an adalah acara rakyat untuk menghibur diri mereka sendiri. Memang terkesan norak dan kampungan, tapi lumayan asik dinikmati, meski secara pribadi aku tak pernah tertarik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s