Kau percaya? Tuhan peluk mimpimu

Tangis duka mu pecah di batu.
Berganti senyum sehangat mentari.
Berlomba dengan waktu
membuat mimpi untuk sebuah realiti.

Doa yang kerap kau ulang-ulang saat sembahyang
harapan yang pernah kau tanam-tanamkan dalam pikiran
kini ada dalam genggaman
Kau percaya? Tuhan peluk mimpimu.

Mari mencipta mimpi lagi
jangan pernah berhenti membuatnya nyata dan pasti
Sebab kekuatan pedangmu akan tetap terpatri
jika terus kau asah dengan sepenuh hati

(ini, aku tuliskan bait-bait sederhana untuk Farida, sebagai hadiah ulang tahun)

Satu pemikiran pada “Kau percaya? Tuhan peluk mimpimu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s