Bait-bait rindu yang hilang

Bila senja tiba
Kita duduk di ujungnya
Menunggu kawanan burung gereja
Melempar senyum manja

Bisik angin menghantar kata
ada segenggam rindu
yang tak kita ucap suara
tak mampu kita bicara

jemari bertaut erat
mata tengadah ke langit sana
hening tanpa kata
seakan diam mendefenisikan segala
bukankah rindu lebih bermakna lewat diam tak bicara?
Sepi, senyap, sendu
itulah paling rindu

kini,
diam itu
sepi itu
senyap itu
hadir disini
namun,
tanpa rindu

3 pemikiran pada “Bait-bait rindu yang hilang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s