Saya Dinna, umur 26 tahun, belum menikah, so why?

Sesuai dengan agama yang saya anut dan Tuhan yang kuasa serta kebenarannya saya yakini, Alhamdulillah, hingga saat ini saya masih percaya padaNya, pada kasihNya, pada rezeki, berkah, karunia, maut dan jodoh yang Ia takdirkan, juga telah Ia tuliskan di Lauhul Mahfudz. Begitu menurut pengetahuan agama yang saya baca dari buku dan kitab-kitab tentang rahasia Tuhan pada hambaNya.

Tapi, akan saya khususkan bicara tentang jodoh. Bukan ingin membahas jodoh orang lain, akan tetapi ini tentang jodoh saya. Yah, jodoh saya. Jika dipikir-pikir, tahu apa saya tentang jodoh? Hebat betul saya karena begitu yakin dengan jodoh saya akan datang dengan segera ketika saya berdoa memintanya hari ini. Mungkin sebentar lagi, mirip lah saya dengan Tuhan sebab saya bisa menentukan jodoh saya siapa, dan melaksanakan pernikahan saat itu juga. Alias mengatur takdir saya sendiri.

Menapa saya bicara tentang jodoh (lagi)? Karena ada yang mengusik saya dan nyeletuk bicara seperti ini: “umur sudah 26 tahun, kapan nikah? Mau jadi perawan tua ya?”

Bingung betul saya dengan pertanyaan si penanya. Sebenarnya, tahukah beliau bahwa keinginan menikah sudah ada dalam diri saya? Mengertikah beliau bahwa menikah tidak hanya kesiapan manusia, tapi ada kekuasaan Tuhan di dalamnya? Pahamkah beliau kalau saya ini bukan selebritis yang hobi kawin cerai? Atau mungkinkah beliau atheis, penganut scienthology, atau pengatur takdir manusia?

Dari dulu sudah saya terangkan, bahwa prinsip pernikahan buat saya adalah ingin memuliakan, ingin dimuliakan, dan ingin mendapat kemuliaan. Bukan dikarenakan faktor usia yang kian menua maka saya buru-buru menikah, hingga membuat saya bergetar-getar dan terkencing-kencing dalam celana saking takutnya, karena hampir semua kawan-kawan saya sudah lebih dahulu menemukan jodohnya, dan bahkan anak mereka sudah SMP kelas 3. Atau bahkan membuat saya menangis-nangis, bersedu sedan, meronta-ronta hingga perlu dipasung saking sarafnya otak gara-gara ngotot minta nikah.

Apakah saya harus melakukan perbuatan ekstrem hanya karena harus menikah agar tak diburu usia menjadi perawan tua?

Misalnya, saya harus pasang plakat, spanduk, iklan atau poster bahwa saya ingin menikah. Begini bunyinya: “halo para lelaki, nama saya Dinna, umur 26 tahun, sudah Hajjah, sarjana, petinggi partai politik, ayah saya juragan kontrakan, dan juga punya tanah wakaf kuburan hingga dimana suatu waktu kalian mati, bisa ditanam gratis. Saya ingin nikah dengan siapapun, yang penting lelaki. Mau bagaimana cara nikahnya, atur sajalah..!”

Atau saya harus menawarkan diri ke orang ramai, menculik mereka, memaksa dan mengancam agar mau menikahi saya?

Atau juga saya harus melakukan hubungan luar nikah dan menyebabkan saya muntah-muntah yang itu berarti saya hamil 3 bulan, maka dengan begitu saya menikah?

Atau mungkin saya harus mendatangi tukang tenung, paranormal, dukun, agar mempercepat jodoh saya dan kalau bisa memelet Imam muda Masjidil Haram agar menikahi saya?

Atau juga saya harus mendaftarkan diri untuk mengikuti acara jodoh-jodohan ‘Take Him Out’ di Indosiar?

Saya tahu jika kau, kamu, kalian, perhatian pada saya. Akan tetapi, bukan dengan cara memaksa, mengolok-olok dan terkesan mengintimidasi, agar saya menikah saat itu juga. Bolehkah saya bertanya, “apakah kalian masih percaya Tuhan dimana kekuasaan dan takdir hambaNya berada di tanganNya?

Saya tahu kau, kamu dan kalian baik, Namun baik saja tidak cukup bukan?

Terkadang, kita merasa sudah baik, sudah peduli, sudah bijaksana pada teman bicara, pada orang-orang di sekitar kita, pada lingkungan kita. Akan tetapi, kita lupa cara yang kita gunakan untuk menjadi baik, peduli dan bijaksana hingga menyebabkan usaha kita tertolak.

Percayalah, saya juga ingin menikah. Tapi lagi-lagi saya hendak bertanya, kau, kamu dan kalian, masih percaya Tuhan kan?

Jadi, sambil berdoa, berusaha dan menunggu jodoh itu datang, alangkah baiknya jika kau, kamu, kalian, berikan saya informasi bermanfaat, edukatif, dan efektif untuk mendukung cita-cita saya menjadi manusia bernilai. Sungguh kerennya jika kau, kamu, dan kalian, suguhkan masukan, ide serta saran untuk mengembangkan karya dan usaha saya.

Teruntuk kau, kamu, dan kalian yang berada di titik koordinat manapun di dunia ini, terimakasih atas pembahasan tentang jodoh saya yang mana saya sendiri tidak sering dan tidak pula ambil pusing dengan itu. Terimakasih atas segala perhatiannya baik yang indah, sejuk, menentramkan, serta menyakitkan. Sekali lagi, terimakasih.

37 pemikiran pada “Saya Dinna, umur 26 tahun, belum menikah, so why?

  1. uups…maaf dina, yg atas kepotong…
    aq jg lg merasakan hal yg sama ,Din.
    Besok Mei umurku 26, dan beberapa temanku sudah menikah.
    Sebenarnya Bapak dan Ibuku ingin aku segera menikah juga, cuma mungkin mereka gak tega ya kalau ngejar2 aku buat cepet2 nikah.Cuma kalau aku pulang, Ibu pasti nyinggung2 gini si A sdh punya anak,si B mau nikah bulan besok, atau si C yg mau nikah sm orang luar Jawa..hmmm..
    Aku setuju soal pendapatmu ttg prnikahan…Tuhan pasti punya rencana yg indah buat kita, kalau kita mau berdoa n’berusaha..OKE…!!!

  2. Mbak Dinna…..
    Saya juga ngalamin hal yg seperti itu, Bahkan kadang saya sedih/murung, uring-uringan, emosian, sering kali bertanya-tanya kapan&siapa jodoh saya……….
    Alhamdulillah setelah baca artikel mbak Dina… hati saya jadi adem/tenang kembali.
    Alloh telah menciptakan manusia secara berpasang-pasangan.
    Penundaan doa-doa kita adalah suatu karomah.
    Tetap berdoa dan berikhtiar… Alooh Maha Tahu mana yg terbaik buat hamba-hambanya.

  3. Saya juga belum..usia mendekati 26..
    Sambil numpang curhat dikit ya..hehe
    Bukan karna tidak ada pasangan..
    Saya pacaran udah 6 tahun..tp rasanya untuk maju ke jenjang pernikahan masih agak sulit..banyak sekali perbedaan antara keluarga saya dan keluarga pasangan..dari suku,agama, bahkan status ekonomi..saya percaya Tuhan pasti ngasih yang terbaik..jdi saya ga pikirin soal omongan orang karna mreka ga pernah berada di posisi kita..so..
    let it flow guys ^.^

  4. heii… percayalah bahwa kamu akan baik-baik saja. sebab sampai saat ini saya juga masih sendiri. im thirty. so ‘all is well’ begitu kata Amir Khan dalam film Three Idiot. jangan pikirkan apapun, jalani saja hidup ini dengan lebih optimis dan realistis. impian akan menemukan jalannya sendiri,

    1. hi yanti..
      well, im not marry yet. alias masih sendiri. anyway, kita tidak pernah tahu apa yang bakal terjadi nanti, jadi sebaiknya jalani saja hidup ini. lakukan apa yang ingin kita lakukan, raih impian yang masih tertunda, coba hal-hal baru, dan banyak-banyak bertualang. so, kesendirian tak usah dipikirkan. semoga kamu selalu okey ya🙂

    1. 😛
      alhamdulillah fine, dan saya selalu mencari sisi optimis dalam kehidupan. tapi saya juga cukup menyadari bahwa kesendirian itu tentu saja tidak mengenakkan. yang penting, selalu menyibukkan diri dengan hal-hal yang baik. karena suatu saat nanti sudah berkeluarga, otomatis ‘me time’ semakin berkurang, dan boleh jadi kita malah merindukan kesendirian.

      1. Masalah jodoh itu Allah lah yang punya andil lebih besar dalam menentukannya.semua sudah Allah atur kapan waktunya yg tepat.ketidaktahuan manusia ttg ketetapan Allah yng akhirnya membuat mereka selalu tanya kapan dan kapan mba dinna nikah.toh yg mnjalani kan mba …jd tetep semangat aja..aq punya msukan bnyakin shalawat untuk tmbahan ikhtiar krna shalawat itu pendorong doa .

  5. Assalamualaikum Mbak Dina,sayapun sekarang 26 Tahun dan masih terus memperbaiki diri untuk menemukan pasangan sehidup semati yang diRidhoi Allah Swt. Semangat untuk Mbak Dina,tetap tenang dan sabar,Insya Allah semuanya baik-baik saja dan semuanya sesuai dengan SekenarioNya.Hmm btw,jangan-jangan sekarang sudah menikah melihat postingan nya 2011 ?🙂

  6. Ahhh mbakk…aq lg galau lg ad di statsiun kereta…tiba2 nulis di google hastag “belum menikah di usia 27 tahun” munculah blog mbak…saya bln april bsk 27 tahun..mungkin Alloh masih ingin mendengarkan rintihan kita mbak..masih kangen sama kita…mau mau berduaan dl sama qt….kesendirian qt bkn tanpa usaha kn y mbk udah usaha memperbaiki diri, dijodohin sana/i ketika cocok masih ad cobaan yg hrs dilewati…memang benar y mbam sabar itu tiada batasnya….
    Btw, saat ini udh nikah blm mbam…
    Banyk yg blg qm pilih2 y…udh mapan cr apa lg…mereka g tahu aj klo aq jg pgn nikah….aq g memperlama kesendiriankum..tp aq g tahu takdir jodohku kpn dtgnya…hampir mirip klo ditanya mati kapan samaaa g ad yg tahu….udh ditulis di lauhul mahfuz…15 rb fahun sblm…qt lahir

  7. Hi nda, sejak tulisan ini tercipta hingga sekarang, saya belum nikah. Satu rumah makin heboh, lingkungan makin ternganga, tetangga kiri kanan sering berbisik selayaknya desir nyiur yang tergesek angin. Karena terlampau sering soalan semacam itu, saya malah bisa lebih santai menyikapinya. Kalau terluka, iya udah pasti. Tapi menyalahkan kenyinyiran orang lain karena kesendirian ini, rasanya tak elok. Lagipula, itu berarti kita cukup seleb dan tenar.

    Nanti saya bikin tulisan tentang perasaan seorang jomblo. Anyway, tetep semangat ya nda. Kita belum nikah, bukan karena gak laku atau gak ada yang mau. Tapi Allah memang sudah berkehendak begitu

  8. Haii Mba Dinna.. Saya berusia 26th tahun Ini.. Adik perempuanku juni 2016 diprediksi dokter akan melahirkan.. Bayangkann rasanya seperti APA … Ternyata bnyak org2 pilihan Allah yg di atas USIA 26th jodohnya msh disimpan allaah..

    1. mari menertawakan kesendirian agar pilu dapat tertahan, setidaknya hingga sinar fajar pertama.

      hi siti.. im 31yo. belum nikah sementara jauh di seberang sana, adek saya udah punya baby 4 tahun.

      ya salamm…

  9. assalamualaikum mbk.hehehe,,telat bbrp thn nih,bc artikel mbk🙂
    gmn?? mbk Dinna udah nikah skrg??
    kl belum semoga segera.
    Pas bgt nih,,artikelnya sm aku.Gila,tgg kanan kiri,depan belakang…ampunnn deh,,kayak krg kerjaan ngurusin aku bgt.nanya soal kapan nikah???
    pusing deh,,,bkn aku pgn uring”an.tapi………..lama kelamaan aku jd kebal sm omongan tetangga🙂
    anjing menggonggong,kafilah berlalu…………
    biar sajalah,mereka berkata apa.yang penting aku udah berusaha dan nyerahin semua sm Allah.alhamdulillah,,,kini di usia aku yg hmpr 26 thn ini….Allah udah menemukan aku dgn pangeranku🙂
    insyaallah rencana tahun ini menikah…
    minta doanya semua🙂

    dan bagi semua yg belum bertemu jodohnya…sabar aja…terus berusaha.jika udah gilirannya,,,pangeran berkuda putihmu dtg juga ko🙂

    1. alhamdulillahh… dapaaat kabar asik.. senang dengarnya. smoga dimudahkan Allah, menjadi keluarga yang bermanfaat di dunia dan akhirat, selalu dipenuhi berkah.

      saya belum lagi nih😀
      dan soal cibiran tetangga, cuek aja daaahhh…

  10. Halo mba, aku kaget bgt pas baca komentar di postingan ini dari yg tahun 2011 2012 2013 setiap ada yg nanya mba udh nikah atau blm mba selalu jawab belum hingga akhir nya scroll terus kebawah sampe komen mba di tahun 2016 ini mba blm nikah juga yaAmpun :” semoga cepet ketemu jodoh nya ya mba hehe aku baru 21 tahun sih. Iseng iseng nyari artikel tentang perempuan yg blm menikah di usia 26 tahun dan muncul blog mba. Sebenernya kaka aku yg udh 26 tahun dan orang tua dirumah udh pada bawel aja nanyain kaka kapan nikah. Sebenernya aku kasian sama kakak aku dia blm pernah pacaran dan blm pernah bawa cowok kerumah gitu soalnya kaka aku itu tomboy mba dan agak dingin kalo sama orang lain aku khawatir kalo gitu terus dia bakal sulit menjalin hubungan sama lawan jenis😦

  11. Hi mba..
    Usiaku juga menjelang 26thn dan aku jg memiliki kekasih kami pacaran hampir 6thn lamanya.. saat aku bertanya ttg pernikahan dia menjawab dia belum siap mental menjadi suami, dan belum menemukan pekerjaan yg jelas utk masa depan kami..
    Aku binggung, sampai kapan aku harus nunggu dia siap mental dan pekerjaan bagus.. tp dia kasih target akhir 2017 ini dia menikahi aku.. tapi apakah itu dapat aku percayai dan aku harus menunggunya?? Aku binggung aku gk mau salah langkah dan menghabiskan waktuku utk terus menunggu..krn aku sangat ingin menikah..
    Mohon saranya mba..

  12. Saya 26 taun, pcr pun ga punya. Pdhl dulu sring bgt gonta gnti pacar. Bhkn kadang skali pacaran sama 3 cowo skaligus. Tp ternyata d waktu yg umumnya org2 udah nikah, saya malah jomblo

  13. Hai Mba salam kenal. Bulan Juli ini usia saya 27 tahun. Tadi iseng2 searching tentang belum menikah diusia 26 tahun dan nemu blog ini. Saya sekarang stress banget karena bukan diburu2 nikah, tapi kadang dipanggil “bu” atau dikira udah nikah. Saya dari tahun 2012 dinikahkan dgn batu oleh mantan dan dinikahkan batin, baru ketauan awal tahun 2015, jadi setiap laki2 yg melihat saya kaya nenek2. Sampai sekarang lagi diobati tapi belum kelihatan hasilnya😦

  14. diusia 30 keatas untuk wanita dan 35 untuk pria, belum juga menikah dan menemukan pasangannya berarti masih terpengaruh dengan jin, karena jin jahat memang tidak menyuruh kita melakukan ibadah yg mulia (sunah rasul) tuhan juga lepas tangan. itu mitos sieh!katanya! bagi khusus kaum hawa yg diatas jika belum juga menemukan pasangannya sama dong! aq juga🙂 hehehehe… salam kenal ya…..

  15. salam kenal,
    menarik sekali artikel ini.
    semoga semua yg disini di mudahkan jodohnya cepet2 oleh alloh, aminn,

    saya 25 thun, menginjak 26 blom menikah,
    end, enjoy aja dulu, hehe

  16. sama banget nih mba.. saya juga sudah selalu ditanya ortu mengenai pernikahan karena teman2 saya sdh pada nikah dan memiliki anak. pusing juga ditanya terus. sebenarnya saya sdh punya pasangan sdh 4 thn tapi terhalang di agama aja. disuruh cepet nikah sama ortu tapi beda agama mau move on tapi ga bs. coba kenalan bbrp org yg seiman ternyata ada aja yg bkin kita ga nerusin hubungan kearah pacaran. mungkin emg ga boleh pisah dr yang ini kali ya mau coba move on gaga mulu..😦 hayolooooh pusing bgt euy.. hehehe

  17. Saling mendoakan semoga kita dipertemukan jodohnya .amin yra
    Ada kata yg sampai saat ini terekam dikepala sya ” mumpung masih ada orang tua segeralah menikah, menikah itu murah yg mahal itu gengsinya

  18. Hallo mba dina, waktu itu cepat banget gag terasa saya pun sekarang berusia 27 tahun, ada perasaan takut & sedih apalagi melihat dan mendengar temen atau saudara telah menikah, saya pun mengalami nya di usia ini, berusaha menjadi lebih baik lagi dan membuka diri untuk mendapatkan jodoh, wanita yang soleha, amin. Mba dina apa kabar salam kenal juga, di tahun 2016 oktober Penghujung tahun ini apakah sudah menikah.

  19. Aku pria 27thn, 2hari lagi akan dtang kerumah pacar ku 26thn, untuk melamar tentu nya. Kami sudah pacaran lebih 6thn lamanya, dr pemberkatan hingga gedung resepsi telah siap smua. Namun tiba2 pacar ku ingin memutuskan hub sepihak padahal besok aku beserta keluarga ku akan kerumah nya..
    Aku tak bermaksud apa2, hanya saat aku baca blog ini aku ingin berbagi perasaan campur hancur ini….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s