Wajah bulan

Wajah ku benar-benar aneh dan seram. Jika kalian ingin menyebutku monster, dengan sangat ikhlas aku terima. Silakan, silakan.. Atau ada yang ingin memberikan gelar atau panggilan baru untukku? Oke, tak apa. Aku tunggu gelar itu.

Selain bertotol-totol merah dan hitam, juga cukup banyak kawah-kawah kecil. Luar biasa jelek dan memalukan. Sekarang, wajahku persis seperti permukaan bulan. Tidak rata, berlubang-lubang. Kekacauan ini disebabkan oleh cacar air yang aku alami selama 9 hari. Itu hanya sakitnya, belum lagi bekas yang ditimbulkannya. Entah berapa lama lagi akan hilang. Dan hasil dari cacar air itu, kini aku mendapatkan wajah bulan. Entah Innalillah atau Alhamdulillah yang pantas aku ucapkan..

Sungguh cobaan tak terperikan. Senjataku saat ini adalah sabar. Menyabar-nyabarkan hati dan membesar-besarkan semangat agar tak kehilangan percaya diri.

Berbicara seperti ini:
“oke dinna, calm down.. wajah bulan tak akan membuat duniamu kiamat. Come on..! ini hanya ujian kecil. Selanjutnya, jika atau andai terkena kanker payudara pun, akan dengan mudah kamu hadapi..!

Atau begini:
“Hei, hanya karena wajah bulan kau menyerah dalam hidup? Wajah bulan begitu kecil untuk kau taklukkan Na..!

Atau begini:
“Dinna is Rock..! Wajah bulan tak akan mengurangi kekuatan dan kehebatanmu..!”

Rasa-rasanya jadi seperti gila sendiri..

Tapi, usahlah dipikirkan. Nanti bisa betul-betul jadi gila. Hidup harus terus berlanjut walau bagaimanapun keadaannya. Sekalipun pahit, perih dan dipenuhi aral melintang. Sebab tantangan selanjutnya akan lebih keras dari ini. Batas-batas ketidakmungkinan itu bukan wajah bulan. Masih banyak ujian dan cobaan untuk membuat hidup lebih kuat dan bertambah hebat. Wajah bulan, bukanlah masalah besar untuk berhenti menjadi orang yang bernilai dalam agama, keluarga dan umat. Wajah bulan bukan penghadang untuk meraih cita-cita yang terpatri sejak lama.

Oke Allah.. aku siap menerima tantangan selanjutnya..!

Dinna is Rock..!

2 pemikiran pada “Wajah bulan

  1. kalau dalam percakapan atau kalimat dialog, tanda baca titik-titik tak akan menjadi masalah nov. yang penting, konsisten dan tepat penggunaannya. nah, dalam menulis itu butuh konsisten. bagaimana kamu mempertahankan gaya tulisanmu. ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s