cacar air kah?

Badanku meriang, pegal dan lemas. Menurut adikku, ini penyakit namanya cacar air. Wah, terus terang aku tidak terima. Karena buatku, penyakit cacar air hanya diderita oleh orang susah, jorok, dan tak memelihara kebersihan. Kalian mengenalku kan? Aku adalah orang yang peduli pada kebersihan meski bukan anggota WALHI. Karena aku selalu mengingat pesan Nabi Muhammad bahwa kebersihan sebahagian dari iman.

Nah, sampai sekarang aku belum juga mau terima disebut mengidap cacar air. Sebelum ke dokter (jadwalnya pukul 04.00 sore ini), aku akan tetap bersikukuh bahwa aku hanya terkena demam biasa dan jerawatan di badan. Keras kepala sekali ya..

Ahh, seandainya jika nanti benar analisis penyakitku adalah cacar air, runtuhlah teoriku bahwa penyakit cacar air hanya diidap oleh orang susah. Faktanya, cacar air datang tanpa pandang bulu. tak mengenal kasta dan warna kulit. Musnahlah benteng kearogansian yang selama ini kubangun bahwa aku selalu higienis dan bersih, tak akan terkena cacar air.

Tetap sabar dan berprasangka baik pada Allah, bahwa semua ada hikmahNya. Agar aku lebih menjaga nikmat sehat, dan juga tidak arogant karena merasa menjadi orang paling bersih sedunia.

Satu pemikiran pada “cacar air kah?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s