pemilu

Menurutku, hendaknya pemilihan umum kepala daerah atau sering disingkat dengan PEMILUKADA diadakan setiap minggu, atau sebulan sekali, atau paling tidak 6 bulan sekali. Pemilu apapun itu sebutannya. Baik pemilu tingkat DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, Walikota, Gubernur, Presiden atau bahkan untuk tingkat Camat dan Lurah hingga kepala lingkungan sekalipun. Tujuannya adalah agar birokrat negara ini tak lupa pada rakyat. Supaya pemerintah tak hanya membahas kasus-kasus korupsi yang entah kapan bisa (tak pernah) tuntas. Memang, bencana yang kerap melanda juga menyita perhatian mereka. Akan tetapi, rakyat susah ini juga yang terkena malang dan deritanya.

Sekarang rakyat bukannya makmur, tapi malah melarat. Semakin lama semain betah saja negara ini dengan bencana, penipuan, kriminal, pengrusakan, kesusahan dan banyak masalah lain lagi yang enggan aku sebutkan satu persatu, saking kronisnya. Dan kulihat, rakyat negara ini semakin jatuh dan berada jauh dibawah garis kemiskinan. Jangankan hendak berada di atas garis kemiskinan tadi, untuk duduk di posisi garis kemiskinan pun sepertinya kian sulit saja. Artinya, amat sangat memprihatinkan.

Jangan bandingkan pernyataanku ini pada pejabat-pejabat yang masih menjabat erat hingga berkarat-karat disana. Tentu saja mereka tak merasakan apa-apa. Hidupnya sedap bergelimang kekuasaan dan harta. Tak pernah ada susahnya meski berada dalam penjara. Betullah seperti kata kak Rhoma, “yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin”.

Jadi, supaya pemerintah dan kolega-koleganya bersungguh-sungguh memperhatikan rakyat, hendaknya dibuat pemilu sesering mungkin. Karena dengan begitu, barulah mereka menjadi dermawan, sudi mengeluarkan hartanya, membagi-bagikan sembako murah, memberi uang jasa untuk memilih dirinya, berbaik-baik muka, sering turun ke daerah pemilihannya, berfatwa bak syekh ataupun ulama, dan menjelma menjadi sastrawan dengan kalimat-kalimat pujangga.

Sambil berebut laptop dengan detektif Kimmy aku tulis cerita kekesalan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s