berkerudung (lagi)

ada yang baru (meski untuk kali kedua) pada saya. Rupa-rupanya, terlupa saya kabarkan kepada anda para pembaca yang (saya haqqul yakin) selalu menanti saya bercerita *hayoo ngakuu…*.

Saya sudah berkerudung (lagi). Ya, berkerudung. Telah saya gunakan sebelum tahun baru tiba. Resminya sih, sejak tahun 2000, saat dimana saya melaksanakan rukun Islam ke lima bersama keluarga *rindu Baitullah…!*

naik haji tahun 2000

Namun pernah saya buka, kira-kira tahun Februari 2008 (masa-masa paling jahiliyah dalam hidup sewaktu berkecimpung dengan kuasa dan penguasa) dengan alasan samar, bahkan tidak logis..! *sambil mengelus dada dan geleng-geleng kepala*

Mengapa saya memakai jilbab, alasannya biasa saja. Tak sampai bermimpi kiamat seperti Marshanda. those are:

1. Saya sayang Allah. Dan saya ingin Ia menyayangi saya pula. Itu sebab saya berkerudung.

2. Tentang ayat-ayat Al-quran yang menyuruh (bukan memaksa) wanita berhijab atau menutup aurat, telah saya baca dalam-dalam, dan semakin menguatkan saya untuk terus mengenakannya.

3. Berkerudung membuat saya semakin nyaman ketika saya berada di tengah-tengah dunia dimana penduduknya semakin jauh dari Tuhan dan miskin iman.

4. Menjadikan saya lebih kreatif..! Pasti anda bertanya *kenapa…?* Nah, berkerudung memaksa saya lebih berani bermain warna, me-mix and match antara baju, celana dan kerudung agar sedap dipandang mata (salah satunya supaya kelihatan modern tentu saja). Berkerudung, saya musti jeli memainkan pola dan sketsa, tapi tetap rapat menutup aurat.

5. Menjadikan saya lebih bersih dan rapi. Saya yang memang kurang suka (untuk tidak mengatakan malas) menyisir rambut, jadi tak perlu lagi repot menata rambut jika harus mengisi atau menghadiri acara. Saya akan lebih stylish dan rapi dengan kerudung saya.

6. Saya merasa lebih elegant dan bersahaja *dada membusung, ^_^*

7. Membuat saya unik dan beda dari kaum saya yang belum (tidak) berkerudung.

8. Islam agama saya. Ciri khas penganutnya (khusus wanita) diantara penganut agama lain adalah dengan berkerudung.

9. Saya sudah Hajjah, *nyengir, malu*

10. Saya ingin (lebih) bahagia.

11. Saya sayang ayah. Beliau senang ketika melihat saya berkerudung. Katanya saya semakin cantik! *ayah saya pintar memuji, pintar pula ia mencela. Sorry daddy, tapi itu fakta, ^_^*

12. Mengharuskan saya (lebih) mempelajari dan mengenal Islam agar gak memalukan jika wawasan keislaman dipertanyakan.

Segitu dulu alasan ‘mengapa’ yang bisa saya paparkan. *serasa ngisi materi perkuliahan ya ^_^*

Meski demikian, pernah juga saya tergoda untuk membukanya kembali *seperti tenda camping saja ya, pake buka-tutup segala*, tapi, hati saya berkata *jangan lakukan,…! itu nyanyian Rhoma Irama (hehee… maaf kak, maksudnya nyanyian setan seperti lagu yang kakak ciptakan)*. Akhirnya, semakin kedepan semakin asik, lega, terbiasa dan bahagia. *Doakan saya agar tetap Istiqomah ya.. kalian tahulah, kadar iman selalu berfluktuasi selagi setan bersarang dalam hati. Sebab Setan laknatulloh ‘alaih tidak bisa dihapuskan, akan tetapi ia bisa dijinakkan dengan iman dan taqwa, bukan pawang..!*

Berkerudung, bukan hal mudah. Ia tak hanya melilit dan menutupkan selembar kain ke kepala saja. Tapi, ada tanggungjawab moral di dalamnya. Berat? Tidak juga sih. Sebab ini adalah tantangan buat saya untuk bagaimana menyelaraskanya dengan hati, sikap, pikiran, perkataan dan perbuatan. *sedikit sulit, tapi demi kebaikan, akan saya lakukan*
Kerudung saya, belumlah sempurna seperti beberapa kawan yang telah berkerudung dan berhijab (menutup seluruh badan dengan pakaian panjang terusan. Bisa disebut jubah).

Tapi, biarlah ini menjadi awal mula menjadi wanita soleha *ehhemm…..*. Biarlah ini sebagai penanda jihad islam saya bermula. Biarlah ini menjadi tonggak tertutupnya masa kelam suram saya dulu. Biarlah ini sebagai proses menuju kebaikan selanjutnya. Biarlah ini menjadi salah satu pe-er dari project saya yaitu sukses dunia akhirat *Amin..*. Biarlah… Biarlah.. *^_^*

Ditulis dalam kontemplasi panjang ditemani sahabat saya Fidel dan Kimmy

me in d scarf

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s