gerimis perlahan

kutabeach

Gerimis perlahan.. mengingatkan pada sekelumit kisah yang tak pernah sudah. “abang sayang awak”. Senang, namun seketika itu juga luka kala mendengar ungkapan perasaanmu. Terlepas jujur atau dusta, yang tahu hanya Tuhan dan si empunya bicara. “Hmm..” jawabku sambil tersenyum simpul, “semua orang bisa bilang sayang, pada siapapun, dimanapun, dan kapanpun. Tak peduli apakah seseorang itu sudah punya pasangan atau keluarga. Sebab sayang adalah hal wajar”.

Gerimis malam ini, namun menghantar magma cerita lama..

Di saat senja mengarah malam di pantai kuta, kala kita bercerita tentang cinta dan cita, persis di tepinya. “gimana caranya buat awak mengerti?”. Kau marah, meradang dan tak tenang, menatapku dengan mata berkaca-kaca. Begitu sulit membalas bicaramu yang kerap memaksa, bukan mengajak duduk bersama. “gak perlu”, kulayangkan pandang pada sepasang remaja yang bercanda lepas, ringan sepertinya. “Aku sudah tahu sekalipun abang diam saja. Aku mengerti meskipun abang tak bicara”. Kau tak terima, kesal luar biasa mendengarku jawabanku. Kemudian tak kusangka kau menusuk lengan kirimu memakai garpu hingga berlubang dan berdarah. Membuatku sangat takut melihat sikapmu, langsung membuang garpu itu. “apa karena aku sudah berkeluarga?!! Kau ingat ini ya, AKU SAYANG SAMA KAU, AKU CINTA…!!!”.

“Semua ini tak boleh terjadi” begitu kata nurani. Kutekan-tekan perasaan agar tak tersibak, supaya tak tampak. “silakan menyakiti diri sendiri, namun aku gak kan merubah pendirian, bahwa kita tak sejalan, dan tak boleh dipaksa untuk berjalan”. Kutinggalkan kau dalam kebisuan dan tangisan. Membiarkanmu larut dengan pikiran, berkawan dengan angin malam, ditemani sekawanan burung gereja yang terlambat pulang, juga diiringi tawa sekumpulan remaja yang gembira riang.

Kau tahu? Aku pun menangis kala itu.

Bersambung… ^_^ (hahahaaaa….)

gerimis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s