Kita, Mimpi Dan Semangat Cita-Cita

Seperti senja yang tak habis di ceritakan, begitu juga kisah kita yang tak pernah tamat di dituliskan. Cerita tentang anak muda yang coba merenda asa, merangkai mimpi dan mewujudkan cita-cita. Tak main-main. Cita-cita masa depan kita adalah cita-cita kesuksesan dikawal dengan cita-cita pengabdian.

Bersama kita berangkat dari desa yang boleh jadi terselip dalam peta, masih di Indonesia tentu saja, berbekal mimpi untuk kita wujudkan nanti.

Banyak hari kita lewati, penuh kerikil tajam dan duri. Terkadang bosan juga kita dengan keadaan. Kita biarkan kuman kemalasan menjangkiti. Namun, selalu kita ulang pesan ini: hujan-panas permainan hari, susah-senang permainan hidup. Pesan itu kerap kita jadikan pecutan agar tak luruh pada cobaan dan ujian. Meski sempat tumpah tangisan, kita bangkit untuk bertahan dan melawan.

Pesan itu, dari seorang laki-laki biasa yang berjuang untuk menjadi luar biasa, laki-laki yang mengajarkan kita untuk berani bermimpi. Berlari menghadapi dunia, tegak berdiri dengan wibawa.

Di sini, di tempat sederhana ini, taman buaya. Kita pancangkan tonggak mimpi itu lagi. Berikrar kita menaklukkan Asia yang penuh rahasia, menjelajah Eropa dengan biru marine nya, menyingkap Afrika si Benua Hitam, hingga menyapa Amerika untuk sekedar menanyakan kabar Paman Sam.

Telah kita tetapkan pilihan, untuk meraih tujuan. Masa lalu kita jadikan batu loncatan, hari ini kita lalui dengan pasti, dan masa depan kita gantungkan berlembar-lembar harapan. Sejarah akan menulis, di sana, di suatu desa yang terselip dalam peta, lahir pemuda dengan mimpi dan semangat cita-cita, berjaya menaklukkan dunia.

Percayalah, kelak kita akan menoreh indah sejarah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s